KONSOLIDASI GERAKAN BMT NASIONAL DAN PENETAPAN KETUA UMUM ABSINDO PERIODE 2026–2030

Yogyakarta, 18 April 2026 — Asosiasi Baitul Maal wat Tamwil Indonesia (ABSINDO) menyelenggarakan Kongres ABSINDO 2026 di Hotel Burza Yogyakarta sebagai forum nasional untuk melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat arah pengembangan gerakan BMT, serta merumuskan agenda strategis pengembangan BMT di tengah perubahan ekosistem ekonomi dan teknologi.

Kongres ABSINDO 2026 menjadi bagian penting dari rangkaian Lokakarya Nasional BMT 2026 yang diselenggarakan pada 17–18 April 2026 oleh ABSINDO bersama Induk Koperasi Syariah (INKOPSYAH) BMT dan PINBUK Indonesia, dengan dukungan PINBUK DIY, PUSKOPSYAH MITRA NUGRAHA DIY, PBMT DIY, serta tim relawan yang dikoordinasikan oleh Sdr. M. Fauzi A., S.E. di bawah arahan Bapak Bambang Edi Asmoro sebagai Organizing Committee wilayah DIY.

Kongres ini menjadi forum penting bagi jaringan BMT di Indonesia untuk memperkuat koordinasi nasional sekaligus menetapkan kepemimpinan ABSINDO untuk periode berikutnya.

KONSOLIDASI NASIONAL GERAKAN BMT

Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda seremonial dan seminar nasional yang menghadirkan sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan ekonomi syariah.

Bapak Aslichan Burhan, Direktur PINBUK Indonesia sekaligus Steering Committee kegiatan, menyampaikan laporan pelaksanaan sekaligus menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam memperkuat ekosistem BMT nasional.

Sementara itu, Ketua Umum INKOPSYAH BMT sekaligus Penanggung Jawab kegiatan, KH. Abd Majid Umar, menegaskan pentingnya peran BMT dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat serta pemberdayaan ekonomi umat.

Dukungan pemerintah juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, menyampaikan keynote speech melalui rekaman video, sedangkan Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, hadir secara langsung untuk memberikan arahan mengenai kebijakan dan penguatan koperasi syariah.

Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh H. M. Dumairi Nor, Pengawas Syariah INKOPSYAH BMT.

PENGUATAN KOLABORASI DAN KERJA SAMA USAHA

Selain agenda organisasi, rangkaian Lokakarya Nasional BMT 2026 juga menjadi ruang untuk memperluas kerja sama antara jaringan BMT dengan mitra strategis.

Salah satu agenda penting adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara:

  1. PT SUNKING, yang diwakili Jofre Gaddi, Business Head Sunking Asia Pacific;
  2. INKOPSYAH BMT, yang diwakili Abd Majid Umar, Ketua Umum INKOPSYAH BMT; dan
  3. KKS IDN, yang diwakili Rindi Ariyanti, Ketua BMT IZZAH Dana Nusantara.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan dan distribusi produk energi surya melalui jaringan koperasi dan BMT.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan MoU Pilot Project antara INKOPSYAH BMT dengan anggota dalam proses distribusi dan pemasaran produk tenaga surya PT SUNKING, yang melibatkan:

SEMINAR NASIONAL: ARAH BARU EKONOMI SYARIAH

Rangkaian kegiatan menghadirkan Seminar Nasional yang membahas perkembangan dan tantangan ekonomi syariah serta masa depan industri BMT.

Sejumlah narasumber yang hadir antara lain:

Pembahasan menyoroti kebutuhan penguatan kelembagaan, digitalisasi, kolaborasi pembiayaan, serta peningkatan kapasitas BMT agar mampu beradaptasi dengan perubahan ekonomi dan teknologi.

BUSINESS GATHERING DAN SINERGI TEKNOLOGI

Penguatan jaringan usaha juga dilakukan melalui sesi Business Gathering yang mempertemukan jaringan BMT dengan sejumlah mitra strategis, antara lain:

  1. PT SUNKING;
  2. PIP (Pusat Investasi Pemerintah);
  3. BPDLH (Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup);
  4. LPDB; dan
  5. PT CLIK.

Forum tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan penjajakan kolaborasi dalam bidang pembiayaan, pemberdayaan anggota, transformasi digital, serta pengembangan usaha yang dapat mendukung pertumbuhan jaringan BMT.

KONGRES ABSINDO 2026: MENETAPKAN KEPEMIMPINAN PERIODE 2026–2030

Puncak rangkaian kegiatan adalah Kongres ABSINDO 2026, yang menjadi forum organisasi untuk melakukan konsolidasi nasional sekaligus menetapkan kepemimpinan ABSINDO untuk periode 2026–2030.

Dalam Kongres tersebut, Adhy Suryadi ditetapkan sebagai Ketua Umum ABSINDO periode 2026–2030.

Penetapan kepemimpinan baru ini menjadi bagian dari proses regenerasi dan konsolidasi organisasi ABSINDO dalam menghadapi perkembangan gerakan BMT di Indonesia.

Dalam pidato perdananya, Adhy Suryadi menyampaikan komitmennya terhadap penguatan transformasi digital BMT dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip syariah sebagai landasan gerakan.

“Kami berkomitmen untuk mendorong digitalisasi secara masif namun tetap menjaga nilai-nilai syariah yang menjadi akar dari gerakan BMT.”

Kepemimpinan ABSINDO periode 2026–2030 selanjutnya diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar-BMT, meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan mitra strategis, serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepada anggota dan masyarakat.

RANGKAIAN AGENDA PENDUKUNG

Selain Kongres, rangkaian Lokakarya Nasional BMT 2026 juga diisi dengan sejumlah agenda internal dan penguatan kapasitas, antara lain:

Rangkaian agenda tersebut menunjukkan bahwa penguatan gerakan BMT tidak hanya dilakukan melalui aspek kelembagaan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, penguatan jaringan usaha, dan pengembangan ekosistem ekonomi syariah.

MENUJU TRANSFORMASI BMT NASIONAL

Kongres ABSINDO 2026 di Yogyakarta menjadi bagian dari proses konsolidasi gerakan BMT nasional dalam menghadapi perkembangan industri keuangan mikro, digitalisasi, serta kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan ditetapkannya kepemimpinan ABSINDO periode 2026–2030, organisasi memasuki periode baru yang diarahkan pada penguatan koordinasi nasional, pengembangan kapasitas BMT, kolaborasi lintas lembaga, dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan layanan BMT.

Melalui sinergi antara ABSINDO, INKOPSYAH BMT, PINBUK Indonesia, jaringan BMT, pemerintah, lembaga keuangan, mitra teknologi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, gerakan BMT diharapkan terus berkembang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi syariah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Indonesia.


TENTANG ABSINDO

Asosiasi Baitul Maal wat Tamwil Indonesia (ABSINDO) merupakan wadah organisasi bagi gerakan BMT di Indonesia dalam pengembangan ekonomi syariah, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kelembagaan BMT melalui tata kelola yang amanah, profesional, dan berkelanjutan.

KONTAK MEDIA

Fahru
Telp. 0812 8411 1808
Email: fahruinkopsyahbmt@gmail.com
Website: absindo.org

Office:
Jl. Raya Pondok Gede No. 1, Lubang Buaya,
Cipayung, Jakarta Timur 13810

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Asosiasi BMT Se-Indonesia. Wadah berhimpun, silaturahmi, dan komunikasi LKMS BMT se-Indonesia.

 
 

© 2026 ABSINDO. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.